Arti Mafsadat dan Maknanya Menurut Islam

By | November 24, 2019
arti mafsadat

Apa arti kata mafsadat menurut agama islam beserta maknanya lengkap.

Doagama.com – Arti kata mafsadat dan makananya. Meski tidak sering, kadang kita mendengar atau membaca kalimat mafsadat yang diucapkan atau ditulis seseorang.

Sebenarnya, apa sih arti dari kata mafdasat itu, bagaimana makna dan definisinya dalam agama Islam? Sebagai seorang muslim, tentu kita harus mengetahuinya?

Mengapa? Karena mungkin kita akan sering mendengar kalimat tersebut apabila mengikuti khutbah jumat, pembacaan ceramah dan kultum oleh seseorang, ataupun artikel di internet.

Selain itu, di sini kita juga akan sama-sama belajar pengertian dari mafsadat serta pandangan menurut agama Islam. Silahkan disimak melalui artikel lengkapnya di bawah ini.

Arti Kata Mafsadat

Mafsadat berasal dari bahasa Arab yang artinya kejadian buruk, peristiwa jelek, hal tidak baik, kerusakan, tindak kriminal, kehajatan atau hal-hal yang berkaitan dengan tindakan hukum.

Secara istilah, mafsadat berarti kerusakan yang menimpa seseorang atau beberapa kelompok akibat perbuatan buruk atau tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan sebelumnya.

Arti kata mafsadat termasuk dan tidak terbatas pada hal-hal kecil seperti kecelakaan karena kelalaian, lupa, tidak teliti, kurang konsentrasi dan semacamnya.

Contohnya seperti jika orang membakar hutan agar bisa lebih cepat meratakan lahan namun hal tersebut menimbulkan keburukan lain, yakni banyak hewan yang mati, maka itu bisa dikatakan sebagai mafsadat.

Atau ketika kita kurang konsentrasi dalam belajar di kelas sehingga ketika ujian kita tidak bisa mengerjakan setiap soal dengan baik, maka itu juga bisa diartikan dengan mafsadat.

Makna Mafsadat Menurut Islam

Dalam pandangan agama Islam, mafsadat juga dapat diartikan sebagai azab yang diturunkan oleh Allah SWT karena perbuatan buruk yang dilakukan oleh suatu kaum.

Pasti kita mengetahui kisah Nabi Nuh yang dilecehkan karena membuat kapal besar padahal tidak ada tanda-tanda akan banjir namun Allah SWT memberikan azab bagi mereka yang tidak percaya kepada-Nya.

Atau kisah Nabi Luth AS di mana kaumnya banyak yang melakukan hubungan sejenis dan Allah SWT memberikan azab berupa bencana yang sangat dahsyat.

Sebenarnya Allah SWT memberikan kemudahan yakni memberi waktu kepada mereka untuk bertaubat namun tidak ada satupun yang mau mengikuti anjuran Nabi Nuh AS.

Atau ketika sholat, saat kita lupa jumlah sholat ataupun lalai sehingga meninggalkan sholat secara tidak sengaja, maka sebenarnya itu adalah perbuatan yang salah.

Namun Nabi Muhammad SAW memberi contoh kepada kita, tidak perlu mengulang sholat atau menggantinya di waktu lain, cukup melakukan sujud sahwi saja maka dosa kita diampuni oleh-Nya.

Akhir Kata

Itulah penjelasan mengenai arti kata mafsadat, mudah-mudahan artikel ini dapat menjadi bahan bacaan yang bermanfaat untuk kita semua sehingga bisa lebih jauh memahami makna dan arti mafsadat.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *