Ayat Alkitab Tentang Masalah Keluarga (RUMAH TANGGA)

By | Juli 8, 2019
ayat alkitab tentang masalah keluarga

Ayat alkitab tentang masalah keluarga, rumah tangga, sejahtera, rukun, yang hancur, dan yang lain.

Doagama.com – Ayat alkitab tentang masalah keluarga. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga sebagai keluarga, tentu tidak selamanya akan berjalan mulus dan bahagia. Pasti ada kalanya kita mengalami yang namanya pertikaian, kesengsaraan, masalah dan hal-hal buruk lainnya sebagai pencobaan dari Tuhan.

Bukan berarti Tuhan tidak sayang kepada keluarga kita karena telah memberikan hal tersebut kepada kita, melainkan Tuhan hanya ingin menguji kesetiaan kita kepada keluarga yang mana jika kita berhasil melewatinya, maka ikatan kekeluargaan kita akan menjadi lebih erat.

Dalam posisi apapun, baik sebagai orang tua seperti ayah dan ibu, maupun sebagia anak, kakek, nenek, bibi, paman, saudara, sepupu, adik, kakak dan sebagainya, kita harus selalu siap apabila dalam keluarga kita mengalami masalah. Yang terpenting adalah tenang dan berpikir jernih agar dapat menemukan solusi untuk keluar dari masalah yang ada.

Ayat-ayat alkitab berikut ini membahas tentang masalah keluarga yang bertikai, hancur atau mungkin diambang perceraian. Ayat-ayat alkitab atau firman Tuhan tentang masalah keluarga ini menunjukkan bagaimana seharusnya kita berperilaku ketika keluarga ktia sedang dalam masalah.

Ayat-ayat Alkitab Tentang Masalah Keluarga

Berikut adalah beberapa ayat alkitab atau firman Tuhan yang membahas tentang masalah keluarga. Silahkan disimak.

1. Amsal

Amsal 1:8
“Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu.”

Amsal 5:18
“Diberkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah dengan isteri masa mudamu.”

Amsal 6:20
“Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu.”

Amsal 20:7
“Orang benar yang bersih kelakuannya – berbahagialah keturunannya.”

Amsal 22:6
“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Amsal 23:22
“Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua.”

Amsal 23:24
“Ayah seorang yang benar akan bersorak-sorak; yang memperanakkan orang-orang yang bijak akan bersukacita karena dia.”

Amsal 29:17
“Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.”

Amsal 31:10
“Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.”

Amsal 31:31
“Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!”

2. Efesus

Efesus 6:1-4
“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu. ini adalah suatu perintah yang penting: seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbagahia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

Efesus 5:22-23
“Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.”

Efesus 5:25
“Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.”

Efesus 5:28
“Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.”

Efesus 5:33
“Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.”

Efesus 6:1-3
“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu – ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.”

Efesus 6:4
“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

3. Habakuk

Habakuk 2:9
“Celakalah orang yang mengambil laba yang tidak halal untuk keperluan rumahnya, untuk menempatkan sarangnya di tempat yang tinggi, dengan maksud melepaskan dirinya dari genggaman malapetaka!”

4. Imamat

Imamat 18:14
“Janganlah kausingkapkan aurat isteri saudara laki-laki ayahmu, janganlah kauhampiri isterinya, karena ia isteri saudara ayahmu.”

Imamat 19:3
“Setiap orang di antara kamu haruslah menyegani ibunya dan ayahnya dan memelihara hari-hari sabat-Ku; Akulah TUHAN, Allahmu.”

Imamat 19:17
“Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah enkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia.”

Imamat 25:35
“Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga tidak sanggup bertahan di antaramu, maka engkau harus menyokong dia sebagai orang asing dan pendatang, supaya ia dapat hidup di antaramu.”

5. Keluaran

Keluaran 20:12
“Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjur umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”

6. Kisah Para Rosul

Kisah Para Rosul 10:2
“Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.”

Kisah Para Rosul 16:31
“Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

7. Kolose

Kolose 3:18-21
“Hai ister-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan! Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.”

8. Matius

Matius 15:4
“Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.”

Matius 15:5-9
“Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah, orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

9. Mazmur

Mazmur 71:5
“Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.”

Mazmur 109:9
“Biarlah anak-anaknya menjadi yatim, dan isterinya menjadi janda.”

Mazmur 112:1-3
“Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.”

Mazmur 127:3
“Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.”

Mazmur 128:3-4
“Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.”

Mazmur 133:1
“Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”

10. Pengkhotbah

Pengkhotbah 9:9
“Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.”

11. Ulangan

Ulangan 6:6-7
“Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang salam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

Ulangan 12:28
“Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata TUHAN, Allahmu.”

12. Yohanes

Yohanes 4:19-21
“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata: Aku mengasihi Allah, dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.”

13. Yosua

Yosua 7:14
“Besok pagi kamu harus tampil ke muka suku demi suku dan suku yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka kaum demi kaum, dan kaum yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka keluarga demi keluarga dan keluarga yang ditunjuk oleh TUHAN harus tampil ke muka seorang demi seorang.”

Yosua 21:1
“Kemudian datanglah para kepala kaum keluarga orang Lewi menghadap imam Eleazar, menghadap Yosua bin Nun, dan menghadap para kepala kaum keluarga di antara suku-suku orang Israel.”

Yosua 22:14
“Dan bersama-sama dengan dia sepuluh pemimpin, yakni seorang pemimpin kaum keluarga sebagai wakil tiap-tiap suku Israel. Masing-masing mereka itu kepala kaum keluarganya di antara kaum-kaum orang Israel.”

Yosua 24:15
“Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan , pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!”

14. 1 Korintus

1 Korintus 7:3-5
“Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.”

1 Korintus 13:4-7
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

15. 1 Petrus

1 Petrus 3:1-2
“Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.”

1 Petrus 3:7
“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”

16. 1 Tawarikh

1 Tawarikh 17:17
“Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Allah; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya TUHAN Allah.”

1 Tawarikh 17:27
“Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya.”

17. 1 Timotius

1 Timotius 3:11
“Demikian pula isteri-isteri hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan diri dan dapat dipercyai dalam segala hal.”

1 Timotius 5:8
“Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.”

18. 2 Samuel

2 Samuel 2:2
“Lalu pergilah Daud ke sana dengan kedua isterinya: Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel itu.’

2 Samuel 7:19
“Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan ALLAH; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya Tuhan ALLAH.”

Kumpulan Ayat Alkitab Lainnya

Berikut adalah firman Tuhan atau ayat alkitab selain tentang masalah keluarga. Silahkan dibaca dan disimak.

Akhir Kata

Itulah beberapa Ayat Alkitab Tentang Masalah Keluarga. Semoga dapat meringankan beban bagi yang sedang mengalami masalah keluarga dan syukur-syukur dapat menjadi petnjuk penyelesaian masalah. Amin.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *