Ayat Alkitab Tentang Perceraian Karena Zinah

By | Juli 3, 2019
ayat alkitab tentang perceraian

Ayat alkitab atau firman Tuhan tentang perceraian, zinah, selingkuh, pisah ranjang.

Doagama.com – Ayat alkitab tentang perceraian. Tuhan sangat membenci perceraian. Setiap suami-istri yang berpisah dan meninggalkan anak mereka akan dibenci oleh Tuhan. Tidak ada yang baik dari sebuah perceraian, terutama bagi yang sudah dikaruniai anak.

Untuk alasan apapun seperti suami ketahuan selingkuh dan sampai berzinah, merasa sudah tidak satu pemikiran, banyak KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), saling diam dan hal-hal lainnya, perceraian tetap tidak dibenarkan.

Ayat-ayat alkitab berikut ini menjelaskan bagiamana pandangan Kristen mengenai perceraian, apakah orang Kristen boleh bercerai atau tidak, bagaimana menghindari perceraian dalam Kristen, apa yang harus dilakukan jika diambang perceraian dan sebagainya.

Sangat banyak ayat alkitab yang membahas tentang perceraian. Di sini kami akan menulis beberapa ayat alkitab atau Firman Tuhan yang paling relavan saja. Jika ada tambahan ayat-ayat alkitab yang menurut Anda bagus, silahkan ditulis melalui kolom komentar yang disediakan.

Ayat Alkitab Tentang Perceraian atau Zinah

Berikut adalah ayat-ayat alkitab tentang Perceraian atau Zinah dalam agama Kristen baik katolik maupun protestan. Silahkan disimak.

1. Amsal

Amsal 30:20
“Inilah jalan perempuan yang berzinah: ia makan, lalu menyeka mulutnya, dan berkata: Aku tidak berbuat jahat.”

2. Ayub

Ayub 16:7
“Tetapi sekarang, Ia telah membuat aku lelah dan mencerai-beraikan segenap rumah tanggaku.”

Ayub 24:15
“Orang yang berzinah menunggu senja, pikirnya: Jangan seorangpun melihat aku; lalu dikenakannya tudung muka.”

3. Efesus

Efesus 4:32
“Bahkan ketika terjadi perzinahan, karena anugerah Tuhan, pasangan yang dikhianati dapat mengampuni dan membangun kembali pernikahan mereka. Allah telah terlebih dahulu mengampuni banyak dosa-dosa kita. Kita tentu dapat mengikuti teladanNya dan mengampuni dosa perzinahan.”

4. Ibrani

Ibrani 13:4
“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.”

5. Imamat

Imamat 18:20
“Dan janganlah engkau bersetubuh dengan isteri sesamamu, sehingga engkau menjadi najis dengan dia.”

Imamat 18:22
“Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.”

Imamat 18:29
“Karena setiap orang yang melakukan sesuatupun dari segala kekejian itu, orang itu harus dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya.”

Imamat 21:14
“Seorang janda atau perempuan yang telah diceraikan atau yang dirusak kesuciannya atau perempuan sundal, janganlah diambil, melainkan harus seorang perawan dari antara orang-orang sebangsanya.”

Imamat 22:13
“Tetapi apabila perempuan itu menjadi janda atau diceraikan, dan ia tidak mempunyai anak, dan telah kembali ke rumah ayahnya seperti waktu ia masih gadis, maka ia boleh makan dari makanan ayahnya; tetapi setiap orang awam janganlah memakannya.”

6. Kejadian

Kejadian 39:7
“Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: Marilah tidur dengan aku.”

Kejadian 39:8
“Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: Dengan bantuanku tuanku ini tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku.”

Kejadian 39:9
“Bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya, bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah.”

7. Kisah Para Rosul

Kisah Para Rosul 5:37
“Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.”

8. Kolose

Kolose 3:12-14
“Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”

9. Lukas

Lukas 11:4
“Sehingga pengampunan dan rekonsiliasi seharusnya menjadi tanda-tanda kehidupan orang percaya.”

Lukas 18:18
“Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Lukas 18:19
“Jawab Yesus: Mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.”

Lukas 18:20
“Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu.”

10. Maelakhi

Maelakhi 2:14
“Dan kamu bertanya: Oleh sebab apa? Oleh sebab Tuhan telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.”

Maelakhi 2:15
“Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.”

Maleakhi 2:16
“Sebab Aku membenci perceraian, firman Tuhan, Allah Israel-juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman Tuhan semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!”

11. Markus

Markus 10:11-12
“Lalu kata-Nya kepada mereka: Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”

12. Matius

Matius 5:27
“Karena kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.”

Matius 5:28
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.”

Matius 5:31-32
“Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. Tetapi aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.”

Matius 19:6
“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Matius 19:7-9
“Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya? Kata Yesus kepada mereka: Karena keterangan hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan.”

13. Mazmur

Mazmur 92:9
Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.”

Mazmur 144:6
“Lontarkanlah kilat-kilat dan serakkanlah mereka, lepaskanlah panah-panah-Mu, sehingga mereka kacau!”

14. Roma

Roma 7:2
“Sebab seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu.”

Roma 7:3
“Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi istri laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi istri laki-laki lain.”

15. Ulangan

Ulangan 24:1
“Dalam Perjanjian Lama, Allah menetapkan beberapa hukum untuk melindungi hak-hak dari orang yang bercerai, khususnya bagi perempuan.”

Ulangan 24:3
“Dan jika laki-laki yang kemudian ini tidak cinta lagi kepadanya, lalu menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu serta menyuruh dia pergi dari rumahnya, atau jika laki-laki yang kemudian mengambil dia menjadi isterinya itu mati.”

16. Yeremia

Yeremia 3:8
“Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.”

Yeremia 23:2
“Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah Israel, terhadap para gembala yang menggembalakan bangsaku: “Kamu telah membiarkan kambing domba-Ku terserak dan tercerai-berai, dan kamu tidak menjaganya. Maka ketahuilah, Aku akan membalaskan kepadamu perbuatan-perbuatanmu yang jahat, demikianlah firman TUHAN.”

17. Yohanes

Yohanes 10:12
“Sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.”

18. Zefanya

Zefanya 13:7
Hai pedang, bangkitlah terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang paling karib kepada-Ku!, demikianlah firman TUHAN semesta alam. “Bunuhlah gembala sehingga domba-domba tercerai-berai! Aku akan mengenakan tangan-Ku terhadap yang lemah.”

19. ! Korintus

1 Korintus 7:10-11
“Kepada orang-orang yang telah kawin aku-tidak, bukan aku, tetapi Tuhan-perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya. Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya.”

1 Korintus 7:12
“Kepada orang-orang lain aki, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.”

1 Korintus 7:13
“Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang!”

1 Korintus 7:14
“Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikara tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi mereka sekarang adalah anak-anak kudus.”

1 Korintus 7:15
“Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.”

1 Korintus 7:16
“Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?”

1 Korintus 7:27
“Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang!”

1 Korintus 7:39
“Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah orang yang percaya.”

20. 1 Petrus

1 Petrus 3:1-2
“Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.”

21. 1 Raja-raja

1 Raja-raja
“Lalu jawabnya: Telah kulihat seluruh Israel bercerai-berai di gunung-gunung seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala, sebab itu TUHAN berfirman: Mereka ini tidak punya tuan; baiklah masing-masing pulang ke rumahnya dengan selamat.”

22. 2 Korintus

2 Korintus 5:17-18
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.”

23. 2 Samuel

2 Samuel 11:2-4
“Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu. Sesuadah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.”

Kumpulan Ayat Alkitab Lainnya

Berikut adalah ayat-ayat alkitab lainnya yang membahas selain tentang perceraian, zinah, perselingkuhan dan sebagainya.

Akhir Kata

Itulah beberapa Ayat Alkitab Tentang Perceraian, perselingkuhan, perzinahan, atau berakhirnya rumah tangga karena pertikaian, perselisihan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam Kristen.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *