Cara Tayamum yang Benar, Beserta Niat dan Doa

By | Mei 11, 2019
cara tayamum

Tata cara tayamum di pesawat atau tembok, niat tayamum dan doa tayamum

Doagama.com – Cara Tayamum. Allah SWT memberi kemudahan bagi hambanya yang ingin berwudhu namun tidak ada air, yakni dengan tayamum. Secara istilah, tayamum adalah mengusap wajah dan kedua tangan menggunakan sesuatu yang bersih.

Sesuatu yang dimaksud untuk tayamum adalah segala yang ada di permukaan bumi, namun tidak semuanya. Media yang dapat kita gunakan untuk bertayamum sebagai pengganti wudhu antara lain tanah yang bersih, pasir, dan bebatuan berair, lembab ataupun kering.

Tayamum dapat menjadi alternatif air wudhu yang sah sesuai sunnah Nabi dalam agama Islam. Namun, tidak sembarangan kita bisa melakukan tayamum. Ada beberapa syarat yang membuat tayamum tersebut menjadi sah.

Baca : Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu

Pada artikel ini, saya ingin menulis artikel tentang hal-hal yang dapat menyebabkan tayamum diperbolehkan, bacaan doa niat tayamum, tata cara tayamum dan niatnya yang benar sesuai sunnah, dan pembatal tayamum.

Keadaan yang Diperbolehkan Untuk Tayamum

Tayamum hanya diperbolehkan dalam keadaan tertentu, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Apabila tidak ditemukan air atau sedang dalam perjalanan/Safar.
  • Terdapat air dalam jumlah terbatas, dan ada kebutuhan yang lebih penting seperti untuk minum atau memasak.
  • Adanya kekhawatiran bahwa air yang digunakan tidak suci, dapat menyebabkan penyakit atau membahayakan badan.
  • Ketidakmampuan menggunakan air untuk berwudhu di saat bersamaan tidak ada orang yang dapat membantu kita untuk berwudhu menggunakan air.
  • Khawatir kedinginan bila bersuci dengan air dan tidak adanya sesuatu yang dapat menghangatkan tubuh.

Itulah beberapa hal yang membuat tayamum menjadi sah dan diperbolehkan sebagai pengganti wudu.

Bacaan Niat Tayamum

Berikut adalah bacaan doa niat tayamum sebagai pengganti wudhu, ditulis dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan Indonesia.

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitut tayammuma li-istibahatis sholaati fardhal lillaahi ta’aalaa.

Artinya :
“Sengaja aku bertayamum untuk melakukan sholat, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Tayamum

Tidak sama dengan gerakan berwudhu, gerakan dalam tayamum hanya dibatasi oleh usapan pada wajah dan kedua tangan. Berikut adalah cara wudhu tayamum.

  • Membaca niat tayamum.
  • Menepuk kedua telapak tangan ke permukaan bumi sebanyak satu kali.
  • Mengusap telapak tangan kanan dengan tangan kiri, begitu pula sebaliknya.
  • Mengusap seluruh permukaan wajah dengan kedua telapak tangan sebanyak sekali.
  • Mengusap tangan kanan dengan telapak tangan kiri (tidak sampai siku) sebanyak satu kali.
  • Mengusap tangan kiri dengan telapak tangan kanan (tidak sampai siku) sebanyak satu kali.
  • Selesai

Begitulah niat dan tata cara tayammum yang benar dalam agama Islam.

Pembatal Tayamum

Seperti berwudhu, terdapat hal-hal yang menyebabkan tayamum menjadi batal dan tidak sah. Berikut adalah beberapa hal-hal yang membatalkan tayamum.

  • Kencing, buang air besar dan kentut.
  • Keluarnya air mani, wadi dan madzi.
  • Tidur terlelap dalam keadaan tidak sadar.
  • Hilang akal karena mabuk, pingsan dan gila.
  • Memakan daging unta.

Dalil mengenai kenapa memakan daging unta dapat membatalkan tayamum atau wudhu telah diriwayatkan oleh Jabir bin Samuroh. Berikut bunyinya.

أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَأَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْغَنَمِ قَالَ « إِنْ شِئْتَ فَتَوَضَّأْ وَإِنْ شِئْتَ فَلاَ تَوَضَّأْ ». قَالَ أَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الإِبِلِ قَالَ « نَعَمْ فَتَوَضَّأْ مِنْ لُحُومِ الإِبِلِ.

Artinya :
“Ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah aku mesti berwudhu setelah memakan daging kambing?” Beliau bersabda, “Jika engkau mau, berwudhulah. Namun jika enggan, maka tidak mengapa engkau tidak berwudhu.” Orang tadi bertanya lagi, “Apakah seseorang mesti berwudhu setelah memakan daging unta?” Beliau bersabda, “Iya, engkau harus berwudhu setelah memakan daging unta.”

Akhir Kata

Itu dia Cara Tayamum sesuai sunnah. Semoga dapat membantu bagi yang tengah mencari cara ayamum yang benar, apabila ada pertanyaan, silahkan ajukan pada kolom komentar yang telah disediakan.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *