Doa Pagi Hari Rasulullah SAW Arab Latin dan Artinya

By | September 9, 2019
doa pagi hari rasulullah saw

Bacaan doa pagi hari mohon ilmu, rezeki dan amal yang diterima diajarkan oleh rasulullah saw arab, latin dan artinya.

Doagama.com – Doa pagi hari rasulullah saw arab latin dan artinya. Pagi merupakan awal permulaan hari, di mana ketika kita bangun tidur maka kita perlu mengucapkan doa.

Islam memberikan perhatian khusus pada waktu ini, di mana selain menjadi awal dimulainya kegiatan serta aktifitas, pagi juga menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa memohon kepada Allah SWT.

Bahkan Rasulullah SAW, Nabi Muhammad senantiasa membaca doa khusus ketika pagi hari. Doa yang dipanjatkan beliau kemudian diikuti oleh para sahabat dan kemudian menjadi doa pagi seperti yang kita kenal.

Berdoa pada pagi hari, ketika fajar atau matahari baru terbit setelah sholat subuh dilakukan untuk mengucap syukur atas nikmat dan berkat dari-Nya sehingga kita bisa kembali membuka mata dengan kondisi tubuh yang segar.

Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala dari godaan syaitan atau marabahaya yang mungkin melanda ketika kita menjalani pekerjaan atau berangkat sekolah.

Doa menjelang pagi, sebelum waktu dhuha dipanjatkan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya segala aktifitas dalam satu hari ke depan dilancarkan dan tidak ada halangan yang menyulitkan.

Karena doa adalah ucapan paling mulia, maka sudah sepantasnya kita memperbanyak mengucapkannya. Sebagaimana Baginda Rasul menganjurkan kita untuk selalu mengucap doa pada saat ingin memulai sesuatu.

Hadits Berdoa Saat Pagi Hari

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya bahwa membaca doa pada pagi hari merupakan keutamaan yang luar biasa. Allah SWT akan melimpahkan banyak-banyak berkah kepada mereka yang selalu mengucap doa.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda, memohon kepada Yang Kuasa supaya seluruh umatnya (termasuk kita, umat muslim) diberkahi ketika pagi hari saat bersiap untuk memulai aktifitas. Berikut sabdanya.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Artinya :
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Selain itu, terdapat ayat Al-Quran yang menyarankan kita untuk membacakan doa pada pagi hari baik untuk diri sendiri maupun keluarga, ayah ibu, atau orang lain di sekitar kita. Adalah QS. Ali Imron ayat 121 yang berbunyi:

وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya :
“Dan ingatlah, ketika kamu berangkat pada pagi hari dari rumah keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang.”

Allah SWT juga berfirman dalam surat lainnya, Dia mengatakan bahwa akan mengabulkan setiap doa bagi mereka yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Berikut adalah QS. Al Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya :
“Dan apabila hamba – hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku akan mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah – perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dalam sebuah dalil, Ibnu Qayyim mengatakan bahwa pada pagi hari, seseorang diibaratkan seperti anak muda yang memiliki semangat tinggi, maka dari itu ia perlu memperbanyak ibadah, termasuk melafadzkan doa.

“Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya itu seperti waktu tuanya.”

Itulah beberapa hadits atau dalil mengucapkan doa saat pagi dalam Islam, yang memiliki keutamaan, keistimewaan, faedah, fadhilah dan khasiat yang sangat istimewa.

Bacaan Doa Pagi Hari

doa pagi hari
doa pagi hari

Doa pada pagi hari ini banyak versinya, ada yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, ada pula yang berdasarkan dalil para sahabat Nabi dan tokoh muslim.

Berdoa pada pagi hari dimulai sejak matahari muncul dari timur, yakni pada saat seusai sholat subuh hingga selesai waktu dhuha yakni sekitar pukul 10 ke atas.

Jika sudah lewat waktu tersebut, maka hari sudah biasa dikatakan siang. Dan doa-doa yang dilafalkan pun berbeda karena memiliki tujuan yang berlainan pula.

Berikut adalah beberapa doa yang dapat dipanjatkan seseorang yang bertaqwa kepada Allah SWT dalam bahasa Arab, latin dan artinya sesuai sunnah dan hadits shahih.

1. Doa Pagi Hari Rasulullah SAW

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Artinya :
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

2. Doa Pagi Setelah Sholat Subuh

Doa sesudah sholat subuh ini diriwayatkan pada hadits asli Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah. Berikut adalah teks dan tulisannya.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan toyyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa.

Artinya :
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang manfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.”

3. Doa Pagi Hari Imam Nawawi

Doa berikut diambil dari hadits riwayat Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah dan yang lainnya. Berikut doanya dalam bahasa Arab, tulisan latin dan terjemahan Indonesia.

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ashbahna, wa bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyuru.

Artinya :
“Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dan dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu kami akan kembali.”

4. Doa Ketika Pagi Imam Nawawi

Imam Nawawi juga mengutip doa dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud dan Shahih Muslim. Berikut adalah bacaan doanya.

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Ashbahna wa ashbahal mulku lillahi wal hamdu lillahi, la ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai‘in qadir. Rabbi, as’aluka khaira ma fi hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha, wa a‘udzu bika min syarri ma fi hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha.

Rabbi, a‘udzu bika minal kasli wa su’il kibari. A‘udzu bika min ‘adzabin fin nari wa ‘adzabin dil qabri.

Artinya :
“Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, dan tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya.

Ya Allah, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur.”

Amalan Pagi Hari Dalam Islam

Selain keempat doa di atas, sebagai seorang yang beriman kita juga dapat melakukan amalan pada pagi hari. Amalan ini dilakukan dengan membaca dzikir atau wirid.

Berdzikir pada pagi hari bisa dilakukan setelah sholat subuh sampai menjelang berangkat kerja atau hingga masuk waktu dhuha ketika hari libur.

Berikut adalah amalan yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala dengan membaca beberapa ayat-ayat dalam Al-Quran.

1. Membaca Ayat Kursi

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

Artinya :
“Ya Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah SWT yang hidup kekal lagi terus – menerus mengurus seluruh makhluk-Nya. Allah tidak mengantuk dan Allah tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa – apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa – apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

2. Membaca Surat Al-Ikhlas

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ
لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ
وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ

Qul Huwallahu Ahad(un).
Allahu sh-shamad(u).
Lam yalid walam yuulad.
Wa lam Yakun Lahu kufuwan ahad(u).

Artinya :
“Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.”
“Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.”
“Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,”
“Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Akhir Kata

Itulah beberapa untaian lafadz doa pagi hari, untuk memulai aktivitas, al matsurat, islam bergambar, allahumma inni as aluka, doa pagi kantor, sekolah, dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *