Doa Sore Hari Rasulullah SAW Arab Latin dan Artinya

By | September 11, 2019
doa dzikir sore hari petang

Bacaan doa sore hari atau petang yang diajarkan rasulullah saw arab, latin dan artinya.

Doagama.com – Doa sore hari rasululah saw arab latin dan artinya. Sore atau petang merupakan waktu peralihan antara siang dan malam. Di mana pada waktu tersebut matahari mulai bergulir dari atas kepala.

Sore hari adalah waktu di mana seorang muslim melaksanakan ibadah sholat ashar yang merupakan sholat wajib. Sesudahnya merupakan waktu dilarang sholat yakni ketika matahari berwarna kemerahan.

Pada waktu sore, ketika hari kerja banyak orang yang mulai berkemas untuk pulang ke rumah masing-masing. Begitupula dengan siswa yang mulai pulang sekolah.

Sore menjelang petang merupakan waktu di mana orang-orang bergegas untuk kembali ke atap masing-masing dan beristirahat. Ketika hari libur, waktu sore adalah waktu paling baik untuk bersantai.

Karena di waktu tersebut angin berhembus sepoi-sepoi, sinar matahari tidak terlalu menyengat dan kita bisa menikmati matahari tenggelam bersama orang terkasih.

Bayangkan jika kita berada di pinggir pantai pada waktu sore hari, menghabiskan waktu bersama orang-orang yang dekat dengan kita. Sungguh nikmat luar biasa dari Allah SWT.

Hadits Keutamaan Berdoa Sore Hari

Waktu sore hari juga merupakan waktu yang paling baik untuk berdoa atau berdzikir. Doa yang dibaca dapat berupa surat-surat Al-Quran, ayat kursi ataupun mengaji.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan kepada umatnya untuk memperbanyak dzikir dan wirid di waktu sore. Hal tersebut telah diriwayatkan dalam sebuah hadits.

Hadits yang dimaksud adalah riwayat dari Abu Dawud, tepatnya pada kitab Syaikkh Al-Albani nomor 3667. Berikut adalah dalil shahihnya dalam tulisan Arab dan latinnya.

لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ ، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ : أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً

Artinya :
“Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari (waktu) sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak.”

Pada hadits tersebut jelas disebutkan bahwa selain doa pagi hari, berdoa ketika menjelang malam juga merupakan sebuah keutamaan yangamat isimewa.

Dan dalam hadits tersebut Rasulullah SAW menyebutkan bahwa beliau akan duduk bersama orang-orang yang berdzikir di waktu sore sambil menunggu matahari terbenam.

Membaca dzikir pada saat sore hari juga dapat dilakukan untuk menunggu datangnya waktu sholat maghrib. Karena jarak antara ashar dan maghrib cukup panjang, maka kita bisa membaca lebih dari satu kali dzikir.

Untuk bacaan doanya sendiri tidak ada ketetapan, jadi kita dapat mengucapkan doa apa saja pada waktu sore hari, yang penting adalah doa yang dipanjatkan memiliki makna yang baik.

Bacaan Doa dan Dzikir Sore Hari

doa sore hari
doa sore hari

Berdoa merupakan pondasi seorang muslim. Doa adalah satu cara untuk menyampaikan pesan kepada Tuhan. Banyak sekali doa yang bisa kita panjatkan untuk memulai, ketika sedang, dan mengakhiri sesuatu.

Termasuk membaca doa ketika sedang berada pada waktu sore hari atau petang. Doa yang dibaca ada banyak macamnya, dirangkum dari berbagai sumber.

Berikut adalah beberapa teks, lafadz, bacaan doa dan dzikir ketika sore hari bahasa Arab, tulisan latin dan artinya atau terjemahan Indonesia.

1. Doa Sore Hari Rasulullah SAW

Doa sore yang singkat ini diriwayatkan oleh Baginda Rasul. Telah disebutkan dalam sebuah hadits shahih oleh Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah.

اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūr.

Artinya :
“Ya Allah, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali.”

2. Doa Ketika Petang Hari

Doa ketika petang yang cukup panjang ini merupakan doa yagn diriwayatkan oleh Imam Nawawi yang bersumber dari sahabat Nabi, Ibnu Mas’ud dan Shahih Muslim.

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى المُلْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Amsainā wa amsal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya :
“Kami dan kuasa Allah bersore hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur.”

3. Dzikir Petang Yazid

Sama seperti doa sore pendek sebelumnya, doa menjelang petang ini juga diriwayatkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah.

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وِبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا

Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasūlā.

Artinya :
“Aku rela Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul.”

4. Dzikir Petang Al Matsurat

Doa yang terakhir ini diriwayatkan oleh Sahabat Nabi, Tauban Radiallahu Anhu dan telah ditulis dalam hadits oleh Imam Tirmidzi. Berikut tulisan Arab dan latinnya.

وروينا في كتاب الترمذي، عن ثوبان رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من قال حين يمسي رضيت بالله ربا، وبالإسلام دينا، وبمحمد صلى الله عليه وسلم نبيا، كان حقا على الله تعالى أن يرضيه

Artinya :
“Diriwayatkan kepada kami di Kitab At-Turmudzi dari Tauban RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa saja yang membaca di sore hari, ‘Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan,’ niscaya Allah meridhainya.”

Adab Ketika Sore Hari

Waktu sore bisa jadi merupakan waktu yang baik dan penuh berkah. Sebaliknya, waktu sore juga dapat menjadi ancaman dan pertanda bahaya apabila kita tidak berhati-hati.

Saat memasuki waktu sore, baik ketika ashar atau menjelang maghrib, ada beberapa adab dan hal-hal yang perlu dilakukan, baik untuk urusan agama manupun kemanusiaan.

Adab saat sore hari ini merupakan hal yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah beberapa diantaranya.

  • Memperbanyak dzikir dan berdoa dengan membaca ayat-ayat suci Al-Quran.
  • Tidak melaksanakan sholat pada saat matahari berwarna kuning kemerahan atau oranye.
  • Segera pulang ke rumah untuk beristirahat.
  • Memasukkan anak-anak ke dalam rumah saat hendak petang.
  • Termasuk sunnah, dianjurkan menutup pintu-pintu rumah di awal waktu maghrib sembari menyebut nama Allah Ta’ala.
  • Mempersiapan diri untuk pergi sholat berjamaah di masjid.
  • Melaksanakan sholat dua rakaat sebelum maghrib (sholat rawatib).
  • Selesai sholat maghrib, terdapat makruh untuk tidur sebelum isya.

Dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa dilakukan umat muslim baik laki-laki maupun perempuan ketika sudah sore.

Akhir Kata

Itulah beberapa doa sore dalam Islam. Doa dan dzikir petang pdf, bacaan dzikir sore petang sesuai sunnah, yazid, al matsurat, wirid, dzikir petang yusuf mansyur dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *