Doa Sujud Sahwi Arab Latin dan Artinya

By | September 24, 2019
sujud sahwi

Bacaan doa sujud sahwi, sebab, arti, gambar, bahasa arab, latin dan artinya.

Doagama.com – Doa sujud sahwi arab latin dan artinya. Secara bahasa, sahwi artinya lupa atau lalai. Maksudnya adalah apabila seorang manusia meninggalkan atau secara tidak sengaja tidak mengerjakan sesuatu, dalam hal ini ibadah.

Sujud sahwi berarti sujud yang dilakukan untuk menambal atau menutupi sholat apabila lupa mengerjakan satu atau dua gerakan tanpa perlu mengulanginya.

Selain gerakan, jumlah rakaat yang lebih atau kurang juga dapat dikatakan sebagai sahwi. Sujud ini pernah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Pada waktu itu, Rasul mengerjakan sholat dzuhur sebanyak 5 rakaat.

Para sahabat kemudian mengingatkannya dan Nabi Muhammad pun melakukan gerakan sujud sambil membaca doa. Berikut adalah hadits atau dalilnya.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – صَلَّى الظُّهْرَ خَمْسًا فَقِيلَ لَهُ أَزِيدَ فِى الصَّلاَةِ فَقَالَ وَمَا ذَاكَ . قَالَ صَلَّيْتَ خَمْسًا . فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ بَعْدَ مَا سَلَّمَ

Artinya :
“Pada suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat dzuhur lima rakaat. Beliau kemudian ditanya: Apakah jumlah rakaat ini memang ditambah? Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: Mengapa demikian? Sahabat yang tadinya menjadi makmum mengatakan: Anda telah melaksanakan shalat Dzuhur lima rakaat. Lantas beliau pun sujud sebanyak dua kali setelah selesai salam itu.”

Hadits tentang sujud sahwi tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan menjelaskan bagaimana cara Nabi SAW bertindak selepas sholat wajib namun lupa mengerjakan rakaat lebih banyak.

Sujud sahwi hukumnya wajib. Jika tidak, maka ia berdosa. Untuk yang melaksanakan sholat berjamaah, imam yang wajib sujud sahwi sementara makmum mengikutinya.

Bacaan Doa Sujud Sahwi

doa sujud sahwi
doa sujud sahwi

Ada tiga macam bacaan sujud sahwi, yang pertama adalah doa sujud sahwi yang dicetuskan oleh Imam Nawawi dan Raduhatuth Thalibin, doa yang sama seperti doa sujud pada sholat dan doa yang disepakati jumhur ulama.

Untuk penjelasan mana doa yang benar dan mana yang tidak sesuai, ini tidak perlu diperdebatkan. Semuanya benar, tinggal mengikuti keteguhan hati masing-masing lebih ingin membaca doa yang mana.

Tidak perlu ada perselisihan dan tidak perlu menyebut salah satunya haram atau dosa. Karena Allah SWT tidak menyukai orang yang mengharamkan hal-hal yang tidak dilarang dalam Al-Quran.

Berikut adalah teks, lafadz, tulisan, kalimat, bacaan doa sujud sahwi lengkap beserta artinya atau terjemahan Indonesia sesuai sunnah dan gambarnya.

1. Doa Sujud Sahwi Imam Nawawi

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى

Subhaanaka alloohumma robbanaa wa bihamdika alloohummaghfirlii.

Artinya :
“Mahasuci Engkau, ya Allah Tuhan kami dan segala puji bagiMu. Ya Allah ampunilah aku.”

2. Doa Sujud Sahwi Biasa

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى

Subhaana robbiyal ‘alaa.

Artinya :
“Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi.”

3. Doa yang Disepakati Ulama

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subhaana man laa yanaamu wa laa yas-huw.

Artinya :
“Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.”

Sebab-sebab Sujud Sahwi

Ada hal-hal yang membuat sujud sahwi tersebut menjadi wajib. Menurut sebagian besar ulama, berikut adalah penyebab sujud sahwi yang perlu disepakati.

1. Kekurangan Rakaat

Hal pertama yang membuat seseorang harus menjalankan sujud sahwi adalah kurangnya jumlah rakaat dalam sholat fardhu. Misalnya mengerjakan isya, dzuhur atau ashar sebanyak 3 rakaat.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa Abu Hurairah RA pernah melihat Baginda Rasul mengerjakan sholat di siang hari hanya dua rakaat langsung salam, kemudian Nabi melakukan sujud sebanyak dua kali.

2. Kelebihan Rakaat

Hal yang sama juga berlaku jika jumlah rakaat yang dikerjakan lebih bayak dibanding seharusnya. Rasul pernah mencontohkan seperti yang sudah dijelaskan pada hadits di atas.

Rasul lupa melaksankana ibadah sholat dzuhur sebanyak lima rakaat, ketika diingatkan sahabatnya, ia langsung bersujud memohon ampun kepada Allah SWT tanpa mengulangi sholatnya.

3. Lupa Tasyahud Awal

Jika seseorang mengerjakan sholat lebih dari dua rakaat (tiga atau empat), namun setelah sujud rakaat kedua ia tidak duduk untuk membaca tasyahud awal dan langsung berdiri, maka harus melakukan sujud sahwi.

Nabi Muhammad SAW pernaah menjadi imam sholat, setelah rakaat kedua ia langsung berdiri dan seluruh makmum mengucap subhanallah, namun Nabi tetap melanjutkan sholatnya dan setelah selesai, ia membaca sujud sahwi.

4. Ragu Jumlah Rakaat

Jika seseorang ragu akan jumlah sholatnya, maka ia boleh mengerjakan sisa rakaat dengan jumlah paling sedikit yang diyakini. Kemudian sesudah selesai, laksanakan sujud sahwi.

إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ فَلَمْ يَدْرِ كَمْ صَلَّى ثَلاَثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى مَا اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعْنَ لَهُ صَلاَتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى إِتْمَامًا لأَرْبَعٍ كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ

Artinya :
“Jika salah seorang di antaramu ragu dalam shalatnya, hingga tidak tahu berapa rakaat yang sudah dikerjakan, apakah tiga atau empat rakaat, maka ia harus menghilangkan keraguan tersebut dan menetapkan mana yang lebih diyakini. Setelah itu, hendaklah ia sujud sebanyak dua kali sebelum salam. Sekiranya ia melakukan lima rakaat, maka genaplah shalatnya dengan sujud sahwi. Jika ia telah benar empat rakaat tapi masih ragu, maka sujud sahwinya itu adalah untuk menjengkelkan syetan.”

Tata Cara Sujud Sahwi

Sujud sahwi dilakukan dengan cara melakukan sujud seperti pada sholat biasa sebanyak dua kali sambil membaca doa yang telah disebutkan. Selisih antara dua sujud dapat diisi dengan posisi duduk.

Jika dia baru ingat kesalahan setelah salam, maka sujud dilakukan pada saat itu juga, langsung sebelum membaca dzikir atau doa setelah sholat. Jika sudah selesai baru berdzikir.

Sedangkan apabila dia baru ingat ketika sebelum salam (pada saat masih sholat), maka ia harus mengerjakan rakaat yang diyakini paling sedikit kemudian baru kerjakan sujud sahwi setelah sholat.

Hal tersebut sesuai dengan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim shahih berikut ini.

إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ فَلَمْ يَدْرِ كَمْ صَلَّى ثَلاَثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى مَا اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ

Artinya :
“Jika salah seorang di antaramu ragu dalam shalatnya, hingga tidak tahu berapa rakaat yang sudah dikerjakan, apakah tiga atau empat rakaat, maka ia harus menghilangkan keraguan tersebut dan menetapkan mana yang lebih diyakini. Setelah itu, hendaklah ia sujud sebanyak dua kali sebelum salam.”

Akhir Kata

Itulah penjelasan mengenai doa sujud sahwi pada saat lupa rakaat, doa atau gerakan sholat, arti bacaan, tilawah syukur, cara, youtube, jumlah, kapan dilakukan, sujud sahwi terakhir, dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *