Doa Sujud Tilawah Arab Latin dan Artinya

By | September 25, 2019
bacaan doa sujud tilawah

Bacaan doa sujud tilawah arab, latin dan artinya, terjemahan sesuai sunnah, shahih, benar.

Doagama.com – Doa sujud tilawah arab latin dan artinya. Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan apabila mendengar atau membaca salah satu dari ayat sadjah di dalam Al-Quran.

Sujud tilawah dilakukan seperti sujud pada sholat, yakni menempelkan kedua telapak kaki, lutut, dan telapak tangan serta dahi ke lantai. Sujud tilawah dilaksanakan sebanyak satu kali.

Hukum sujud tilawah adalah sunnah. Apabila melakukannya maka seseorang akan mendapat berkah dan pahala sedangkan bila tidak melaksanakannya tidak berdosa.

Syarat sujud tilawah adalah apabila mendengar ataupun membaca salah satu ayat sajdah, baik ketika sholat maupun di luar sholat, baik saat mengaji maupun dengar di pengajian.

Kadang orang mengabaikan sujud ini bukan karena tidak peduli, melainkan ayat-ayat sajdah ini cukup sulit untuk dihafal, serta bacaan sujud tilawah juga bermacam-macam.

Memang benar, ada beragam versi doa sujud tilawah yang bersumber dari hadits-hadits shahih. Bila ditanya mana yang benar maka jawabannya adalah semuanya benar.

Karena tujuan dari doa tilawah ini adalah menyucikan nama Allah SWT, meninggikan nama Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta alam semesta sekaligus penguasa.

Bacaan Doa Sujud Tilawah

doa sujud tilawah
doa sujud tilawah

Apabila ditanya, doa apa yang dibaca saat melakukan sujud tilawah? Maka bacaannya boleh mengambil dari doa sujud biasa pada saat sholat. Selain itu, dirangkum dari berbagai hadits, ada alternatif bacaan tilawah lainnya.

ada lafadz doa sujud tilawah yang pendek, panjang, singkat, ringkas, lengkap, mudah dihafal, gampang dipahami, diingat, dan macam-macam. Di sini kita akan menuliskannya semua.

Berikut adalah contoh kumpulan teks lafadz bacaan doa sujud tilawah bahasa Arab, latin dan artinya atau terjemahan Indonesia sesuai sunnah dan berdasarkan hadits shahih.

1. Doa Sujud Tilawah Singkat

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Subhaana robbiyal a’laa.

Artinya :
“Maha suci rob ku yang Maha Tinggi.”

2. Doa Sujud Tilawah Panjang

سُبْحَانَكَ اللهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhaanakallaahumma robbanaa wabihammdika allaahummagh firlii.

Artinya :
“Maha suci engkau wahai rab kami, dengan memujimu ya Allah, ampunilah hamba.”

3. Doa Sujud Tilawah Imam Ahmad

أَمَّا أَنَا فَأَقُولُ سُبْحَانَ رَبِّي الْأَعْلَى

Artinya :
“Adapun saat sujud tilawah aku membaca subhaana robbiyal a’laa.”

4. Doa Sujud Tilawah Lengkap

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Sajada wajhii lilladzi khalaqahu, wa shaw-warahu, wa syaqqa sam’ahu, wa basharahu, bihaulihi waquw-watihi.

Artinya :
“Wajahku sujud kepada penciptanya, yang telah membentuknya, memberinya pendengaran dan penglihatan, dengan daya dan upaya Nya.”

Daftar Ayat Sajdah Al-Quran

Bacaan sujud tilawah hanya dilafadzkan saat mendengar atau mengucap ayat sajdah. Berikut adalah daftar lengkap ayat sajdah Al-Quran lengkap beserta artinya.

1. QS. Al-‘A`raf [7] : 206

إِنَّ ٱلَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَيُسَبِّحُونَهُۥ وَلَهُۥ يَسْجُدُونَ

Artinya :
“Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya-lah mereka bersujud.”

2. QS. Ar-Ra`d [13] : 15

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلَٰلُهُم بِٱلْغُدُوِّ وَٱلْءَاصَالِ

Artinya :
“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.”

3. QS. An-Nahl [16] : 49

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ مِن دَآبَّةٍ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Artinya :
“Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.”

4. QS. An-Nahl [16] : 50

يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya :
“Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka).”

5. QS. Al-‘Isra’ [17] : 107

قُلْ ءَامِنُوا۟ بِهِۦٓ أَوْ لَا تُؤْمِنُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ مِن قَبْلِهِۦٓ إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا

Artinya :
“Katakanlah: Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud.”

6. QS. Al-‘Isra’ [17] : 108

وَيَقُولُونَ سُبْحَٰنَ رَبِّنَآ إِن كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولًا

Artinya :
“Dan mereka berkata: Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi.”

7. QS. Al-‘Isra’ [17] : 109

وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا

Artinya :
“Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.”

8. QS. Maryam [19] : 85

يَوْمَ نَحْشُرُ ٱلْمُتَّقِينَ إِلَى ٱلرَّحْمَٰنِ وَفْدًا

Artinya :
“(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat.”

9. QS. Al-Haj [22] : 18

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يَسْجُدُ لَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ وَٱلنُّجُومُ وَٱلْجِبَالُ وَٱلشَّجَرُ وَٱلدَّوَآبُّ وَكَثِيرٌ مِّنَ ٱلنَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ ٱلْعَذَابُ ۗ وَمَن يُهِنِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن مُّكْرِمٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَآءُ

Artinya :
“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.”

10. QS. Al-Haj [22] : 77

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱرْكَعُوا۟ وَٱسْجُدُوا۟ وَٱعْبُدُوا۟ رَبَّكُمْ وَٱفْعَلُوا۟ ٱلْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya :
“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”

11. QS. Al-Furqan [25] : 60

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱسْجُدُوا۟ لِلرَّحْمَٰنِ قَالُوا۟ وَمَا ٱلرَّحْمَٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا

Artinya :
“Dan apabila dikatakan kepada mereka: Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang, mereka menjawab: Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami(bersujud kepada-Nya)?, dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).”

12. QS. An-Naml [27] : 24

وَجَدتُّهَا وَقَوْمَهَا يَسْجُدُونَ لِلشَّمْسِ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ فَهُمْ لَا يَهْتَدُونَ

Artinya :
“Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk.”

13. QS. An-Naml [27] : 25

أَلَّا يَسْجُدُوا۟ لِلَّهِ ٱلَّذِى يُخْرِجُ ٱلْخَبْءَ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ

Artinya :
“agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.”

14. QS. An-Naml [27] : 26

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ

Artinya :
“Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ‘Arsy yang besar.”

15. QS. As-Sajdah [32] : 15

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا۟ بِهَا خَرُّوا۟ سُجَّدًا وَسَبَّحُوا۟ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Artinya :
“Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.”

16. QS. Sad [38] : 24

قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِۦ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ ٱلْخُلَطَآءِ لَيَبْغِى بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ

Artinya :
“Daud berkata: Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini. Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat.”

17. QS. Fussilat [41] : 37

وَمِنْ ءَايَٰتِهِ ٱلَّيْلُ وَٱلنَّهَارُ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا۟ لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ ٱلَّذِى خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya :
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.”

18. QS. Fussilat [41] : 38

فَإِنِ ٱسْتَكْبَرُوا۟ فَٱلَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُۥ بِٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْـَٔمُونَ

Artinya :
“Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.”

19. QS. An-Najm [53] : 59

أَفَمِنْ هَٰذَا ٱلْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ

Artinya :
“Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?”

20. QS. An-Najm [53] : 60

وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ

Artinya :
“Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?”

21. QS. An-Najm [53] : 62

فَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ وَٱعْبُدُوا۟

Artinya :
“Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).”

22. QS. Al-‘Inshiqaq [84] : 20

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Artinya :
“Mengapa mereka tidak mau beriman?”

23. QS. Al-‘Inshiqaq [84] : 21

وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ ٱلْقُرْءَانُ لَا يَسْجُدُونَ

Artinya :
“dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud.”

24. QS. Al-`Alaq [96] : 19

كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب

Artinya :
“sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).”

Hadits Tentang Sujud Tilawah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa sujud tilawah ini tidak wajib, boleh ditinggalkan ataupun diabaikan dan tidak ada konsekuensi dosa atas hal tersebut.

Seperti yang pernah dikatakan oleh salah satu sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit. Dia mengatakan bahwa pernah membaca salah satu ayat sajdah kepada Rasul namun Rasul tidak bersujud setelah itu.

قَرَأْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّجْمِ فَلَمْ يَسْجُدْ فِيهَا

Artinya :
“Aku pernah membaca surat An-Najm kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliau tidak melakukan sujud tilawah.”

Akhir Kata

Itulah penjelasan lengkap mengenai doa sujud tilawah, tuliskan bacaan, hukum, tata cara, ayat sajadah, sujud tilawah dalam sholat subuh, bacaan ketika bertemu ayat sajdah 1-15, sujud tilawat, dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *