Siapa Nabi yang Bisa Berbicara Dengan Hewan

Siapa nabi yang dapat berbicara dengan hewan dan binatang.

Doagama.com – Nabi yang bisa berbicara dengan hewan. Saat kecil ketika kita masih di sekolah dasar atau TK, guru mengajarkan kepada kita pelajaran agama Islam.

Salah satunya menceritkan kisah 25 Nabi dna Rasul. Diantara banyaknya kisah Nabi, apakah Anda masih ingat mengenai kisah Nabi yang dapat berbicara dengan hewan?

Siapakah Nabi yang bisa berbicara dengan binatang? Bagaimana kisahnya kemudian menjadi teladan kehidupan? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya secara lengkap.

Nabi yang Bisa Berbicara Dengan Hewan

Nabi yang mampu berbicara dengan hewan atau binatang adalah Nabi Sulaiman AS. Beliau adalah putra dari Nabi Daud AS yang mewarisi tahta kerajaan Israel setelah ayahnya wafat.

Sejak kecil Nabi Sulaiman telah dianugerahi kemampuan yang luar biasa, otaknya sangat cerdas, kemampuan berpikirnya di atas rata-rata anak seusianya, ketelitiannya sungguh luar biasa.

Satu mukjizat yang hanya diberikan kepada Nabi Sulaiman AS adalah kemampuan untuk berbicara dengan binatang, Dia menguasai semua bahasa binatang termasuk semut yang kecil sekalipun.

Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum dalam Al-Quran surat Al-Anbiya Ayat 81 yang artinya sebagai beriku:

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

– QS Al-Anbiya ayat 81

Diteruskan dengan Al-Quran surat Al-Anbiya ayat 82 yang terjemahanya sebagai berikut:

dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu; dan adalah Kami memelihara mereka itu.

– QS Al-Anbiya ayat 82

Kisah Nabi yang Bisa Berbicara Dengan Hewan

Pada suatu hari Nabi Sulaiman AS yang terdiri dari gerombolan manusia, jin, dan binatang melalui lembah semut, ketika itu Nabi Sulaiman mendengar sebut berkata:

“Hai semut-semut masuklah kamu kedalam sarung mu, supaya kamu selamat dan tidak menjadi binasa diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya.”

Nabi Sulaiman AS pun tersenyum mendenarnya, kemudian dengan kemampuan yang ia miliki, Nabi Sulaiman menyuruh pasukannya untuk berhenti sejenak menunggu semut masuk ke sarangnya.

Selain itu, Nabi Sulaiman AS juga meminta kepada pasukannya agar behati-hati dan melihat langkah kaki mereka agar tidak menginjak sarang semut yang ada di bawah. Ini juga dijelaskan pada Al-Quran surat An-Naml ayat 18 berikut:

Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu.

– QS An-Naml ayat 18

Ada kisah lain ketika Nabi Sulaiman kehabisan air minum, lalu Allah SWT memerintahkan burung Hud Hud yang ada di sebelahnya untuk mengambilkan air, namun Burung tersebut lama sekali kembalinya sehingga membuat Nabi marah.

“Kemana saja engkau hai Hud-hud?” tanya Nabi Sulaiman AS.

Hud-Hud menjawab; “Maafkanlah ya Rasulullah, aku telah tersesat di daerah yang sangat jauh dari tempat ini, di tempat tersebut diperintah oleh seorang putri Balqis ia punya nama, sedang kerajaannya bernama Saba.”

Akhir Kata

Itu dia jawaban nabi yang bisa berbicara dengan hewan, mudah-mudahan ini dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk semakin mengimanidan meyakini Nabi dan Rasul utusan Allah SWT.

Baca:

Loading...

Tinggalkan komentar