Niat Memandikan Jenazah Laki-laki Perempuan yang Benar

By | November 9, 2019
doa niat memandikan jenazah laki-laki perempuan

Doa niat memandikan dan mewudhukan jenazah mayit laki-laki atau perempuan yang benar.

Doagama.com – Niat memandikan jenazah laki-laki perempuan yang benar. Tugas kita sebagai orang yang masih hidup ketika melihat orang meninggal dunia adalah memandikannya.

Tentu saja kita tidak boleh sembarangan dalam memandikan jenazah, harus sesuai syariat islam serta menurut aturan-aturan yang berlaku dalam agama.

Jenazah laki-laki harus dimandikan oleh kerabat laki-laki sedangkan jenazah perempuan hanya boleh dimandikan oleh keluarga perempuan saja.

Untuk tata cara memandikannya pun hampir mirip dengan mandi wajib atau mandi wiladah guna menghilangkan hadats besar dan menyucikan diri dari najis-najis mugholadoh.

Karena tujuan dari memandikan jenazah atau mayit adalah menyucikan tubuh sang ahli kubur sebelum dimasukkan ke liang lahat, maka saat memandikan harus diawali dengan niat terlebih dahulu.

Niat mandikan jenazah atau mayit ini wajib dibaca sebagai amalan agar jenazah benar-benar suci dari hadats dan najis yang menempel di tubuh serta kotoran hati yang masih tersisa sebelum siap untuk dikuburkan.

Niat memandikan jenazah berbeda untuk jenazah laki-laki dan perempuan. Bagi yang belum tahu, di sini kami akan menuliskan doa saat memandikan jenazah pria dan wanita yang benar.

Niat Memandikan Jenazah Laki-laki yang Benar

niat memandikan jenazah
niat memandikan jenazah

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa jenazah laki-laki harus dimandikan oleh sesama laki-laki. Diutamakan kerabat keluarga terlebih dahulu apabila tidak ada, boleh dari orang yang mengenal jenazah.

Berikut adalah lafadz teks bacaan doa niat membersihkan tubuh jenazah laki-laki yang benar sesuai sunnah berdasarkan hadits shahih ditulis dalam bahasa Arab, latin dan terjemahannya.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla ada-an ‘an hadzal mayyiti lillahi ta’ala.

Artinya :
“Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (laki-laki) ini karena Allah Ta’ala.”

Untuk cara atau langkah-langkah memandikan jenazah yaitu yang pertama adalah menyiapkan peralatan mandi seperti sabun, handuk, air hangat, ember dan kapas untuk menutup lubang hidung.

Setelah siap, kemudian bawa jenazah ke tempat tertutup dan bacalah niat terlebih dahulu. Jika sudah membaca niat, lalu tinggikan kepala jenazah dan ganjal dengan bantal agar air bisa mengalir ke seluruh tubuh.

Bersihkan bagian mulut dan anus dengan menggunakan tangan, alangkah baiknya tangan ditutup dengan menggunakan sarung tangan. Jangan lupa gosok gigi jenazah menggunakan pasta gigi.

Siram dengan air hangat (dingin juga boleh) mulai dari ujung kepala, kemudian diikuti dengan bagian dada hingga kaki dimulai dari bagian kanan terlebih dahulu lalu diikuti sebelah kiri.

Mandikan sekujur tubuh hingga bersih dan wangi dengan menggunakan sabun. Setelah bersih, bilas dengan handuk dan jangan lupa kenakan kain kafan 3 lapis dan tutup lubang hidung menggunakan kapas atau tisu.

Niat Memandikan Jenazah Perempuan yang Benar

Sementara itu, jenazah perempuan pun harus dimandikan oleh sesama perempuan, bisa ibu, kakek, nenek, anak atau adik perempuan lebih utama. Namun jika kurang orang, boleh meminta bantuan orang lain.

Memandikan jenazah ini berlaku untuk umum, jadi tidak masalah apakah itu jenazah sudah tua, dewasa, remaja, atau masih anak-anak dan bahkan balita hingga bayi.

Berikut adalah bacaan doa untuk niat memandikan jenazah atau mayit wanita perempuan dalam bahasa Arab, teks latin dan artinya atau terjemahan bahasa Indonesia.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla ada-an ‘an hadzihil mayyitati lillahi ta’ala.

Artinya :
“Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (perempuan) ini karena Allah Ta’ala.”

Untuk tata cara memandikannya sebagian besar sama seperti jenazah laki-laki, yakni dimulai dari membaca niat terlebih dahulu, lalu membersihkan rongga dalam hidung dan anus.

Kemudian dilanjutkan dengan memandikan sekujur badan mulai dari sebelah kanan terlebih dahulu baru diikuti bagian tubuh sebelah kiri hingga benar-benar bersih.

Untuk jenazah yang memiliki rambut panjang, gerai saja rambutnya sampai ke bawah agar air benar-benar mengalir ke seluruh sela-sela rambut hingga benar-benar bersih.

Baru setelah selesai mandi, rambut diikat dengan rapi agar tidak susah saat mengenakan kain kafan. Untuk jenazah atau mayit perempuan, lapisan kain kafan yang digunakan berjumlah 5 lapis.

Akhir Kata

Itulah penjelasan mengenai niat mandi jenazah pria dan wanita. Tata cara memandikan jenazah lengkap dengan gambarnya, niat mengkafani jenazah anak-anak, doa, dan sebagainya.

Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman yang tengah mencari pembahasan dan penjelasan terkait tata cara doa hukum niat mewudhukan dan memandikan jenazah yang benar.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *