Niat Puasa Syawal Setelah Idul Fitri Lengkap

By | Juli 19, 2019
bacaan doa niat puasa syawal

Lafadz, teks bacaan doa niat puasa syawal setelah idul fitri lebaran lengkap.

Doagama.com – Niat puasa syawal setelah idul fitri. Setelah menjalankan puasa ramadhan, dan setelah melaksanakan sholat idul fitri, ada ibadah puasa sunnah yang memiliki manfaat dan keutamaan luar biasa, yakni puasa sunnah syawal.

Puasa syawal merupakan ibadah yang dikerjakan pada tanggal 2 sampai 8 syawal karena pada tanggal 1 syawal, yakni pada hari lebaran merupakan hari di mana seseorang diiharamkan untuk berpuasa.

Untuk mengerjakan ibadah puasa sunnah syawal diawali dengan membaca bacaan niat terlebih dahulu, kemudian makan sahur, berpuasa dan membatalkan ketika sudah waktunya, yakni ketika masuk waktu sholat maghrib.

Keutamaan apabila seseorang mengerjakan puasa sunnah ini setelah puasa ramadhan adalah pahala yang diperoleh sama seperti pahala orang yang berpuasa selama setahun penuh. Untuk itu, ini merupakan ibadah puasa yang tidak boleh kita lewatkan.

Waktu Membaca Niat Puasa Syawal

Pembacaan lafadz niat puasa syawal dilakukan mulai setelah sholat isya hingga sebelum waktu imsak. Karena ini merupakan puasa sunnah maka pembacaannya dilakukan sendiri-sendiri tidak seperti ketika membaca niat puasa ramadhan yang dilakukan bersama-sama di masjid.

Berikut adalah beberapa waktu yang paling sering untuk membaca niat berpuasa, baik puasa wajib atau puasa sunnah seperti syawal ini.

  • Membaca doa niat puasa setelah sholat isya.
  • Membaca doa niat puasa sebelum tidur.
  • Membaca doa niat puasa ketika bangun sahur.
  • Membaca doa niat puasa sebelum imsak.

Jika sudah masuk waktu sholat subuh, maka kita sudah tidak boleh membaca niat berpuasa. Jadi, apabila pembacaan doa niat dilakukan pada waktu tersebut, maka puasa yang kita kerjakan tidak bernilai pahala.

Meski demikian, puasa syawal yang kita kerjakan tetap memiliki manfaat selain pahala, seperti untuk belajar menahan emosi, merasakan penderitaan orang yang kelaparan, belajar hidup sederhana dan sebagainya.

Bacaan Doa Niat Puasa Syawal

niat puasa syawal
niat puasa syawal

Niat puasa ini sebenarnya sama seperti niat puasa sunnah pada umumnya. Hanya bedanya adalah pada nama puasa yang dilafadzkan, yakni puasa syawal.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah lafadz bacaan doa niat puasa dalam bahasa arab, latin dan terjemahan Indonesia.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Puasa Syawal

Panduan tata cara mengerjakan puasa syawal sama seperti puasa sunnah lainnya, yakni diawali dengan membaca niat, makan sahur, berpuasa dan berbuka puasa.

Ketika berganti hari, maka ibadah dimulai dari pertama kembali yakni membaca niat diteruskan sampai berbuka puasa. Ibadah puasa syawal dikerjakan selama 6 hari berturut-turut.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah tata cara melaksakanan puasa syawal dari awal hingga akhir.

Membaca Niat Puasa Syawal

Pertama membaca bacaan niat berpuasa yang lafadznya seperti yang telah disebutkan di atas. Doa niatnya bisa dibaca sesudah shoalt isya, sebelum akan tidur, ketika sahur dan sebelum masuk waktu imsak.

Pembacaan niat cukup dilakukan dengan membaca kalimat bahasa arabnya saja, tidak perlu membaca artinya kecuali jika ingin, maka tidak masalah.

Makan Sahur

Sahur adalah salah satu rukun dalam puasa, jika seseorang dengan sengaja meninggalkan sahur, maka puasanya menjadi tidak sah. Puasa yang dikerjakan tidak lebih hanya sekedar kegiatan menahan lapar dan dahaga.

Kecuali bagi mereka yang benar-benar lupa atau ketiduran, maka puasa boleh dilanjutkan asalkan sebelumnya telah membaca niat berpuasa syawal, baik itu ketika setelah isya atau sebelum tertidur.

Menahan Diri Dari Hal yang Membatalkan Puasa

Puasa dikerjakan dengan cara menahan diri dari lapar, haus, beserta hal-hal yang membatalkan puasa seperti melakuakn dosa dari mulut dengan cara membicarakan orang lain, telinga dengan menguping obrolan yang tidak benar serta pikiran dengan berpikir kotor, jorok, hajat dan sebagainya.

Puasa syawal dilakukan mulai ketika terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari pada saat masuk waktu sholat maghrib. Jika sudah saatnya berbuka, maka kita harus menyegerakan berbuka.

Berbuka Puasa Syawal

Berbuka dilakukan ketika matahari sudah benar-benar tenggelam di barat, yakni saat masuk waktu sholat maghrib. Berbukalah dengan air hangat dan yang manis-manis seperti kurma.

Jangan berbuka secara berlebihan karena Allah SWT tidak suka orang yang tamak dan rakus. Berbukalah secukupnya, kemudian kerjakan sholat maghrib dan setelah itu, lanjutkan dengan makan makanan yang berat seperti nasi atau roti.

Akhir Kata

Itulah bacaan doa niat puasa syawal setelah hari raya idul fitri yang dikerjakan selama 6 hari berturut-turut mulai tanggal 2-8 syawal pada penanggalan hijriyah Islam.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *