NIAT ZAKAT FITRAH : Memberi, Menerima

By | Juli 18, 2019
niat zakat fitrah

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri, istri dan anak, niat menerima zakat fitrah, doa zakat fitrah

Doagama.com – Niat Zakat Fitrah. Saat bulan Ramadhan, selain berpuasa, hal yang wajib kita lakukan adalah memberi zakat fitrah dengan niat yang benar. Zakat fitrah diberikan kepada orang yang memenuhi syarat untuk menerima, tidak bisa diberikan ke sembarang orang atau lembaga.

Islam sendiri telah menjelaskan mengenai kewajiban membayar zakat fitrah bagi muslim di bulan Ramadhan. Terlepas dari berapa banyak kekayaan, umur, jenis kelamin ataupun jabatan dan posisinya dalam masyarakat.

Orang yang memberi zakat fitrah dan menerima zakat fitrah pun harus membaca doa yang telah ditentukan. Membaca doa membayar zakat fitrah diucapkan baik apabila kita membayar zakat untuk diri sendiri, suami, istri atau anak.

Baca : Puasa Ramadhan

Pada artikel ini, saya ingin menjelaskan tentang zakat fitrah. Bagaimana tata cara memberi dan menerima zakat fitrah, bacaan doa zakat fitrah untuk siapapun. Langsung saja, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Niat Memberi Zakat Fitrah

Berikut adalah bacaan doa mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri, keluarga, suami atau istri dan anak laki-laki atau perempuan ditulis dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan Indonesia.

1. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍَﻥْ ﺍُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْﺴِﻰْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya:
“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya sendiri, fardlu karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻨِّﻰْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُﻨِﻰْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an jami’i ma yalzamunii naffaqootuhum syar’an fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya berniat mengeluatkan zakat fitrah untuk diri saya sendiri serta semua orang yang nafkahnya menjadi tanggungan saya fardlu karena Allah Ta’ala.”

3. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Suami

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an… fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama yang spesifik)… fardlu karena Allah ta’ala.”

4. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an zaujatii fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk istri saya, fardlu karena Allah Ta’ala.”

5. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii… fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-laki saya…(sebutkan namanya)… fardlu karena Allah Ta’ala.”

6. Niat Membayar Zakat Fitrah Untuk Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii… fardlol lillahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuan saya… (sebutkan namanya)… fardlu karena Allah Ta’ala.”

Doa Menerima Zakat Fitrah

Ini adalah doa yang dianjurkan Rasulullah SAW bagi siapa saja yang menerima zakat fitrah pada bulan Ramadhan.

آجَرَكَ اللَّهُ فِيما أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوراً وَبَارَكَ لَكَ فِيما أَبْقَيْتَ

Aajarakallahu fiimaa a’thaita wa ja’alahu laka thahuuran wa baaraka laka fiimaa abqaita.

Artinya :
“Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah engkau berikan, menjadikannya penyuci bagimu dan melimpahkan berkah terhadap hartamu yang tersisa.”

Tata Cara Memberi dan Menerima Zakat Fitrah

Bagi muslim yang beragama Islam, memiliki kecukupan harta, dan menemui masa akhir bulan Ramadhan dan awal bulan Syawal, maka wajib hukumnya mengeluarkan zakat fitrah dan memberi kepada yang berhak menerima.

Orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah antara lain orang fakir, miskin, pengurus zakat atau amil, mualaf, budak, orang yang sedang terlilit hutang, orang yang tengah berjuang di jalan Allah atau fisabilillah dan orang yang tengah melakukan perjalanan jauh bukan dalam rangka maksiat.

Untuk ukurannya, biasanya zakat fitrah dibayarkan sebesar satu ‘sha gandum atau makanan pokok lainnya. Di Indonesia, karena makanan pokoknya adalah nasi maka zakat fitrah yang dibayarkan adalah beras. Jika dikonversikan ke kilogram dan liter, maka besarnya beras untuk zakat fitrah adalam 2.5 kg atau 3.5 liter.

Waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah terbagi menjadi waktu boleh, wajib, afdol, makruh dan haram. Berikut penjelasannya.

  • Waktu boleh membayar zakat fitrah, yakni selama bulan Ramadhan.
  • Waktu wajib membayar zakat fitrah, yakni saat matahari terbenam pada hari terakhir bulan Ramadhan.
  • Waktu afdhal membayar zakat fitrah, yakni sesaat sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri.
  • Waktu makruh membayar zakat fitrah, yakni setelah melaksanakan sholat idul fitri.
  • Waktu haram membayar zakat fitrah, yakni sehari setelah idul fitri atau tanggal 2 Syawal.

Akhir Kata

Itulah bacaan Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri, anak, suami, istri, keluarga, saudara, laki-laki dan perempuan. Dicari juga dengan kata kunci doa zakat fitrah, doa bayar zakat, niat fitra, niat bayar zakat sekeluarga dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *