Pengertian Apa itu Mani, Wadhi, dan Madzi Menurut Islam

By | November 16, 2019
pengertian mani wadhi dan madzi

Pengertian serta perbedaan apa itu air mani, wadhi dan madzi menurut islam beserta perbedaannya.

Doagama.com – Pengertian mani wadhi dan madzi. Mungkin sebagian orang di sini masih pada bingung apa sih perbedaan dari air mani, wadhi dan madzi menurut agama Islam?

Ketiga jenis air tersebut merupakan cairan yang keluar dari kemaluan laki-laki, meski sebenarnya ketiganya memiliki persamaan, namun dalam beberapa pengertian air mani, wadhi dan madzi memiliki perbedaan yagn signifikan.

Dalam agama Islam, sebagai seorang muslim kita harus mengetahui ketiga pengertian dan penjelasannya, tujuannya adalah agar kita bisa menyikapinya dan tahu cara membersihkan atau menyucikannya.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan membahas secara detail mengenai pengertian dari mani, wadhi serta madzi dalam agama Islam.

Artikel ini juga dapat dijadikan referensi ilmu pengetahuan bagi guru-guru atau murid-murid di seluruh Indonesia, bisa juga dijadikan rujukan untuk mengerjakan tugas sekolah atau kampus.

Pengertian Mani Menurut Islam

Air mani adalah cairan berwarna putih bertekstur kental yang keluar dari kemaluan laki-laki secara dipancarkan. Air mani berbeda dengan sperma yang merupakan sel-sel yang terdapat di dalam mani.

Keluarnya air mani biasanya dibarengi dengan syahwat dan menyebabkan seseorang menjadi lemas, bisa karena sadar ketika berhubungan suami istri dan bisa karena tidak sadar seperti mimpi basah.

Hukum air mani adalah suci dan tidak najis menurut beberapa pedapat ulama, namun harus dibersihkan dengan mandi wajib atau junub apabila air mani menempel pada tubuh atau kulit.

Jika air mani menempel pada pakaian, maka cukup dibersihkan dengan air, namun apabila air mani sudah mengering pada pakaian maka harus dikerik hingga bersih.

Saya pernah mengerik mani yang sudah kering yang menempel pada pakaian Rasulullah dengan kuku saya.

– (HR. Muslim)

Pengertian Wadhi Menurut Islam

Wadhi atau wadi merupakan cairan seperti air mani yang keluar dari kemaluan pria, bedanya, wadhi keluar diikuti dengan air kencing ketika buang air.

Keluarnya air wadhi tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas, namun air ini dikategorikan sebagai hal yang najis dan harus dibersihkan dengan cara bersuci.

Cara membersihkannya adalah dengan mencuci kemaluan sampai bersih menggunakan sabun mandi, kemudian berwudhu saat hendak sholat agar badan menjadi suci.

Apabila air wadhi menempel pada badan dan pakaian atau celana, maka harus dicuci hingga benar-benar bersih sampai tidak ada yang tersisa sedikitpun.

Pengertian Madzi Menurut Islam

Sedangan air madzi merupakan air kental berwarna putih keruh yang keluar dari kemaluan laki-laki atau wanita yang sedang membayangkan jima’ (hubungan badan).

Meski biasanya air ini lebih sering keluar pada wanita, namun kadang laki-laki pun mengalaminya. Sama seperti wadhi, madzi hukumnya juga najis sehingga harus dibresihkan dengan berwudhu.

Air madzi keluar secara tidak memancar, dan tidak menyebabkan lemas pada tubuh. Kadang, air madzi juga keluar secara tanpa kita sadari maupun saat kita tidak memikirkan hal apapun.

Cukup bagimu dengan mengambil segenggam air, kemudian engkau percikkan bagian pakaian yang terkena air madzi tersebut.

– (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad hasan)

Akhir Kata

Itulah perbedaan dan pengertian mandi wadhi dan madzi lengkap dengan perbedaannya, cara menyucikan najis,

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *