PUASA ARAFAH : Niat, Tata Cara, Waktu, Keutamaan

By | Juni 10, 2019
puasa arafah

Manfaat dan hikmah puasa arafah, niat dan pahala puasa arafah, puasa tanggal 9 dzulhijjah

Doagama.com – Puasa Arafah. Pada tanggal 9 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari arafah, kita disunnahkan untuk melaksanakan puasa sunnah. Puasa ini disebut dengan arafah yang dikerjakan sebelum hari raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah pada penanggalan hijriyah Arab.

Puasa sunnah Arafah menjadi salah satu dari tiga puasa sunnah yang dikerjakan pada bulan Dzulhijjah dan memiliki keutamaan yang sangat baik. Bagi yang tidak bisa mengerjakan haji karena keterbatasan tertentu, umat Islam bisa mengerjakan ibadah lain yang nilai pahalanya tidak kalah tinggi.

Pada artikel ini saya ingin menulis mengenai tata cara puasa, waktu pelaksanaan, bacaan doa niat, keutamaan arafah, hingga daftar puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah di 9 hari awal. Silahkan disimak dan apabila ada kesalahan mohon dikoreksi.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa sunnah pada tanggal 9 Dzulhijjah ini memiliki manfaat, keutamaan atau hikmah yang sangat istimewa. Berikut beberapa diantaranya.

  • Menghapus dosa yang diperbuat setahun sebelumnya.
  • Menghapus dosa yang akan diperbuat setahun berikutnya.
  • Mendapat pahala yang berlipat ganda pada hari tersebut.
  • Pengganti bagi kaum muslimin yang tidak bisa mengerjakan ibadah haji.
  • Menjadi amalan khusus pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
  • Dilaksanakan pada hari arafah yang merupakan hari di mana Allah SWT membebaskan banyak manusia dari siksa api neraka.

Itu dia beberapa hikmah puasa yang dikerjakan pada tanggal 9 Zulhijah. Sebanrnya masih banyak manfaat atau keutamaan lain, namun tidak saya tulis semua.

Baca : Sholat Idul Adha

Niat Puasa Arafah

Berikut adalah bacaan doa niat Arafah yang dikerjakan pada tanggal 9 Zulhijjah pada kalender Arab atau hijriyah. Ditulis dalam bahasa Arab, tulisan latin beserta artinya.

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Puasa

Cara mengerjakan arafah sesuai sunnah sebenarnya sama saja dengan mengerjakan puasa sunnah atau puasa wajib lainnya. Berikut adalah cara puasa yang benar.

  • Membaca niat puasa pada malam hari sebelum terbit fajar.
  • Disunnahkan melaksanakan sahur agar mendapat pahala yang lebih banyak, namun jika tidak maka puasa akan tetap sah.
  • Menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
  • Berbuka pada waktunya, yakni ketika matahari tenggelam saat masuk waktu Sholat Maghrib.

Waktu Pelaksanaan

Puasa sunnah ini dikerjakan tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah atau pada waktu wukuf jamaah haji di Padang Arafah, Arab Saudi. Lalu bagiamana jika penanggalan hijriiyah di Indonesia berbeda dengan yang di Arab Saudi? Apakah mengikuti penanggalan Indonesia atau waktu wukuf jamaah haji?

Dalam hal ini, para ulama berpendapat bahwa kita sebaiknya mengikuti waktu wukuf jamaah haji di Arafah. Sehingga semoga tidak ada perdebatan mengenai hal ini di kemudian hari.

Puasa 9 Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Selain arafah, berikut beberapa puasa sunnah yang sama-sama dikerjakan pada bulan Dzulhijjah. Terdapat tiga macam puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah yang dapat memperbanyak amal ibadah kita.

Jika mengerjakan ketiga puasa tersebut secara berturut-turut, Insyaallah hidup kita akan diberkahi oleh Allah SWT baik di dunia maupun di akhirat.

Akhir Kata

Itu dia artikel mengenai Puasa Arafah. Semoga membantu untuk yang sedang mencari pengertian arafah, manfaat arafah dan tarwiyah, niat arafah tanggal 9 dzulhijjah dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *