PUASA TASUA ASYURA : Niat, Tata Cara, Waktu, Dalil

By | April 11, 2019
niat puasa tasua dan asyura

Niat puasa tasua, niat puasa asyura, bacaan doa puasa taasua dan asyura

Doagama.com – Niat puasa tasua dan asyura. Saat bulan muharram, kita sebaiknya dianjurkan untuk berpuasa sunnah tasua dan asyura. Tepatnya pada tanggal 9 dan 10 muharram setiap Awal Tahun Hijriyah.

Hal ini juga telah dibahas oleh ulama yang sebagian bilang bahwa seorang muslim harus mengingat puasa sunnah asyura saat niat di dalam batinnya, sebagian lagi tidak berpendapat demikian.

Terdapat hadits yang mengatakan bahwa terdapat anjuran berpuasa di bulan muharram. Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan membahas mengenai doa niat untuk puasa sunnah tasua dan asyura.

Selain itu saya juga akan membahas dalil yang berkaitan dengannya, waktu pelaksanaan dan tata cara berpuasa tasua dan asyura. Silahkan disimak dan apabila ada kesalahan, mohon dikoreksi.

Dalil Puasa Tasua dan Asyura

Berikut adalah dalil dari hadits mengenai keutamaan puasa sunnah di bulan muharram, yakni bulan yang dianjurkan untuk berpuasa. Dalil ini dihimpun dari berbagai situs media islami terkenal di Indonesia.

تصريح بأنه أفضل الشهور للصوم

Artinya:
“Hadis ini menegaskan bahwa Muharam adalah bulan yang paling utama untuk puasa.” (Syarh Shahih Muslim, 8/55).

Selain itu, ada lagi dalil yang menyebut seperti ini.

Artinya:
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR Muslim 1163).

Doa Niat Puasa Tasua dan Asyura

Doa puasa sunnah tasua dan asyura berbeda. Karena waktu pelaksanaannya berbeda, sama seperti Niat Puasa Senin Kamis yang juga berbeda.

Silahkan simak doa puasa sunnah tasua dan asyura ditulis dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia berikut ini.

Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit Tasu‘a lillahi ta‘ala.

Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.”

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatil asyura lillahi ta‘ala.

Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Niat Puasa Tasua – Asyura (Digabung)

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an ada’i sunnatit Tasu‘a awil asyura lillahi ta‘ala.

Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Tasu’a atau Asyura hari ini karena Allah SWT.”

Tata Cara Berpuasa

Tata cara berpuasa sunnah tasua dan asyura sama dengan cara berpuasa sunnah maupun puasa wajib lainnya. Tidak ada perbedaan secara khusus. tata cara puasa tasua dan asyura adalah:

  • Membaca niat berpuasa tasua dan asyura
  • Sahur sebelum imsak (terbit fajar)
  • Berpuasa dari hal-hal yang membatalkan
  • Berbuka ketika tenggelamnya matahari

Itu dia tata cara puasa tasua dan tata cara puasa asyura sesuai sunnah. Untuk waktu pelaksanaannya, silahkan simak sub bab berikutnya di bawah ini.

Waktu Pelaksanaan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa pelaksanaan puasa sunnah tasua dan asyura adalah pada bulan muharram setiap awal tahun hijriah. Untuk tanggalnya, puasa tasua dan asyura dilaksanakan pada:

  • Tasua : 9 Muharram
  • Asyura : 10 Muharram

Jadi, lakukan puasa tasua terlebih dahulu dan besoknya kamu melaksanakan puasa sunnah asyura, tentu dengan niat yang berbeda seperti yang telah dipaparkan sebelumnya.

Kecuali jika kamu membaca doa gabungan untuk niat berpuasa tasua serta asyura, maka doanya akan sama.

Akhir Kata

Itu dia bacaan tentang Puasa Tasua dan Asyura. Semoga dapat membantu untuk yang sedang mencari doa puasa sunnah tasua dan asyura beserta artinya, tatacara puasa tasua dan asyura, doa puasa tasua dan asyura.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *