SHOLAT DHUHA : Niat, Doa, Tata Cara, Waktu

By | Juni 12, 2019
sholat dhuha

Tata cara sholat dhuha 4 rakaat, dzikir setelah sholat dhuha, doa mustajab sholat dhuha

Doagama.com – Sholat dhuha. Ini merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan pada waktu dhuha, saat pagi hari. Shalat ini merupakan salah satu sholat yang paling utama untuk dikerjakan selain Sholat Tahajud pada waktu malam hari.

Salat dhuha merupakan salat yang istimewa. Dalam beberapa hadits, shalat ini disebut memiliki banyak keutamaan. Lalu, apa saja keutmaan yang didapat jika kita melaksanakan shalat dhuha, kemudian bagiamana doanya?

Maka pada artikel ini saya akan membahas secara lengkap bagiamana bacaan doa sholat duha mulai dari niat dan dzikir setelah selesai shalat. Tidak lupa saya juga akan membahas tata cara dan waktu pelaksanaannya. Silahkan disimak dan apabila ada pertanyaan, tulis melalui kolom komentar yang telah disediakan.

Keutamaan Sholat Dhuha

Berikut adalah beberapa keutamaan sholat sunnah ini bagi kehidupan kita di dunia maupun akhirat.

  • Sholat ini menjadi wasiat yang diwariskan Rasulullah SAW kepada Abu Hurairah sebagai amalan harian.
  • Merupakan sholatnya orang-orang taat atau sholat awwabin, rutin mengamalkan sholat ini dapat menjadikan kita disejajarkan dengan muslim yang taat.
  • Setiap dua rakaat dhuha senilai 360 sedekah, jumlah yang amat banyak untuk menambah pahala kita.
  • Setiap empat rakaat dhuha senilai dengan membawa kecukupan, baik untuk hidup di dunia dengan diberi Kelancaran Rezeki dan di akhirat dengan ditambahkannya iman kita kepada Allah SWT.
  • Barang siapa berwudu dan melaksanakan shalat duha di pagi hari, maka hal tersebut sama dengan peperngan terdekat, ghanimah terbanyak dan dikembalikan lebih cepat.
  • Jika dikerjakan satu paket dengan Sholat Subuh di masjid, yakni dia berdzikir dari waktu subuh hingga masuk dhuha dan mengerjakan sholatnya, maka pahalanya sama dengan pahala umroh.

Tidak banyak manfaat yang dapat saya tulis, hanya beberapa saja yang paling utama dan tentu kita pahami bersama bahwa sholat ini memiliki berjuta keutamaan.

Niat Sholat Dhuha

Berikut adalah bacaan niat sholat dhuha ditulis dalam bahasa Arab, tulisan latin beserta artinya atau terjemahan Indonesia.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatad dhuha rak’ataini lillāhi ta’ala.

Artinya:
“Aku menyengaja sembahyang sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat dhuha sama seperti sholat sunnah lainnya, dikerjakan dalam dua rakaat salam, dua rakaat salam. Minimal rakaat yang dikerjakan pada sholat dhuha adalah 2 rakaat dan maksimal adalah 12 rakaat.

Jadi kita bsia mengerjakan shalat dhuha dalam 2 rakaat, 4 rakaat, 6 rakaat, 8 rakaat, 10 rakaat dan 12 rakaat. Berikut adalah cara melaksanakan sholat dhuha sesuai sunnah mulai dari niat hingga membaca salam.

  • Membaca niat
  • Membaca takbiratul ihram dan doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah dan surat panjang
  • Ruku’ dan membaca doa
  • I’tidal dan membaca doa
  • Sujud dan membaca doa
  • Duduk di antara dua sujud dan membaca doa
  • Sujud lagi dan membaca doa
  • Berdiri lagi untuk melaksanakan rakaat kedua
  • Ulangi dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua
  • Membaca tahiyat akhir dan salam

Setelah selesai, kita bisa membaca doa dzikir atau wirid setelahnya.

Doa Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Berikut adalah dzikir atau doa yang dibaca setelah selesai salat dhuha ditulis dalam bahasa Arab, artinya dalam terjemahan Indonesia dan tulisan latin.

1. Doa Setelah Dhuha Bahasa Arab

اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ وَالقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

اَللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ ثُمَّ يَقُوْلُ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

2. Doa Setelah Dhuha Latin

Allâhumma innad dhuhâ’a dhuhâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allâhumma in kâna rizkî fis samâ’i, fa anzilhu. Wa in kâna fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kâna mu‘siron, fa yassirhu. Wa in kâna harâman, fa thahhirhu. Wa in kâna ba‘idan, fa qarribhu bi haqqi dhuhâ’ika, wa bahâ’ika, wa jamâlika, wa quwwatika, wa qudratika. Âtinî mâ âtaita ‘ibâakas shâlihîn.

3. Doa Setelah Dhuha Arti Terjemahan

Artinya :
“Tuhanku, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu. Yang ada hanya keagungan-Mu. Tiada lagi selain keindahan-Mu. Hanya ada kekuatan-Mu. Yang ada hanya kuasa-Mu. Tidak ada yang lain kecuali lindungan-Mu. Tuhanku, kalau rezekiku di langit, turunkanlah. Kalau berada di bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang suci. Bila jauh, dekatkanlah dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan-Mu. Tuhanku, berikanlah aku apa yang Kau anugerahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Waktu Pelaksanaan

Waktu untuk menjalankan sholat dhuha dimulai ketika matahari terbit dari timur hingga mulai condong ke barat. Di Indonesia sendiri, waktu untuk menjalankannya dimulai sekitar 20 menit setelah matahari terbit hingga 20 menit sebelum masuk waktu Sholat Dzuhur.

Namun waktu yang paling utama atau mustajab untuk melaksanakan dhuha adalah pada seperempat siang, yakni mulai sekitar jam 08.00 WIB hingga 09.00 WIB, WIT atau WITA.

Akhir Kata

Itu dia cara dan doa untuk Sholat Dhuha. Semoga membatu untuk yang sedang mencari doa shalat dhuha latin, waktu salat duha, sholat duha muslim agama Islam, dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *