SHOLAT MUTLAK : Niat, Tata Cara, Waktu

By | Juni 10, 2019
sholat mutlak

Sholat mutlak di hijir ismail, hikmah shalat sunnah mutlak, niat dan doa sholat mutlak

Doagama.com – Sholat Mutlak. Sholat sunnah muthlaq atau mutlak adalah shalat yang dikerjakan tanpa sebab, bukan karena qabliyah badiyah, bukan karena shalat jumat, bukan karena shalat istikharah, bukan karena masuk dalam masjid, bukan karena selesai wudhu dan sebagainya.

Shalat ini memang benar-benar mutlak dikerjakan untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Bisa dikerjakan kapan saja dan dengan rakaat berapapun asal bukan pada waktu yang diharamkan untuk mengerjakan sholat.

Baca : Sholat Istikharah

Di kesempatan ini izinkan saya membahas niat bacaan shalat mutlaq, tata cara melaksanakan, waktu, jumlah rakaat, keutamaan dan sebagainya. Silahkan disimak dan apabila ada kesalahan mohon diinformasikan melalui kolom komentar.

Keutamaan Sholat Mutlak

Berikut adalah keutamaan mengerjakan shalat sunnah mutlak bagi umat Islam. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Amal manusia yang pertama dihisab adalah amalan sholatnya.
  • Bila dikerjakan dengan sempurna (khusyu), maka Allah SWT akan memberikan pahala yang sempurna.
  • Shalat sunnah untuk menutupi kekurangan yang kita miliki.
  • Bagi yang senantiasa mengerjakan ibadah sholat sunnah, maka akan dibuatkan satu rumah di surga.

Niat Sholat Mutlak

Berikut adalah bacaan niat sholat sunnah mutlaq yang ditulis dalam bahasa Arab, latin beserta artinya atau dalam terjemahan bahasa Indonesia.

اُصَلِّى سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالٰى. اَللهُ اَكْبَرْ

Ushalli sunnatar rak’ataini lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.

Artinya :
“Aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allaahu akbar.”

Tata Cara Sholat Mutlak

Shalat sunnah mutlak dapat dikerjakan dengan berapapun rakaatnya. Setiap dua rakaat diakhiri salam dan untuk pengerjaannya sendiri disamakan dengan sholat sunah lainnya, yakni sebagai berikut:

  • Membaca doa niat sholat
  • Takbiratul ikhram dan diikuti doa iftitah
  • Membaca surat Al-Fatihah dan suratan pendek
  • Ruku’ dan membaca doa
  • I’tidal dan membaca doa
  • Sujud sambil membaca doa
  • Duduk di antara dua sujud dan berdoa
  • Sujud yang kedua
  • Membaca tahiyat awal dan akhir
  • Salam

Waktu Pelaksanaan

Sholat muthlak dapat dikerjakan kapanpun asal bukan dalam waktu haram untuk mengerjakan shalat. Berikut adalah waktu-waktu yang diharamkan untuk mengerjakan sholat.

  • Ketika matahari terbit sehingga naik satu tombak.
  • Ketika matahari sedang berada tepat di puncak ketinggian, kecuali hari Jumat karena umat muslim disunnahkan mengerjakan Sholat Tahiyatul Masjid.
  • Setelah Sholat Ashar hingga tergelincirnya matahari.
  • Setelah Sholat Subuh hingga matahari terbit agak tinggi.
  • Ketika matahari sedang terbenam hingga sudah tenggelam sepenuhnya.

Selain waktu-waktu tersebut, kita bebas mengerjakan shalat mutlak.

Akhir Kata

Sekian pembahasan mengenai Sholat Mutak. Semoga menambah informasi bagi kaum muslimin mengenai salah satu sholat sunnah ini. Apabila ada yang masih perlu ditanyakan, silahkan tulis melalui kolom komentar di bawah ini.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *