SHOLAT TARAWIH : Niat, Tata Cara, Waktu, Rakaat

By | Juni 12, 2019
sholat tarawih

Shalat tarawih berapa rakaat, hukum shalat tarawih, keutamaan shalat tarawih

Doagama.com – Sholat tarawih. Selain Sholat Witir, Shalat yang rutin dikerjakan pada bulan ramadhan adalah tarawih. Shalat sunnah tarawih dikerjakan sebelum witir dan sesudah Sholat Isya. Salat tarawih memiliki banyak keutamaan sebagai amalan di bulan ramadhan.

Taraweh atau teraweh dalam pengucapan Jawa, jika diterjemahkan dari bahasa Arab memiliki arti waktu sejenak untuk istirahat atau waktu shalat selepas isya yang dikerjakan pada malam hari bulan puasa.

Berikut akan saya tulis hal-hal yang berkaitan dengan sholat teraweh yakni meliputi keutamaan shalat tarawih, bacaan doa niat, waktu pelaksanaan, tata cara shalat teraweh dan sebagainya. Silahkan disimak saja dan mohon dikoreksi apabila ada kesalahan.

Keutamaan Sholat Tarawih

Shalat tarawih adalah amalan ibadah yang sangat dianjurkan di bulan ramadhan. Umat muslim senantiasa menantikan waktu untuk mengerjakan sholat yang hanya bisa dilaksanakan setahun sekali.

Baca : Doa Malam Lailatul Qadar

Selain itu, pada bulan ramadhan Allah SWT akan menutup pintu neraka rapat-rapat dan membuka pintu surga selebar-lebarnya serta melipatgandakan setiap ibadah yang kita kerjakan. Maka dari itu, solat terawih memiliki manfaat dan keutamaan diantaranya:

1. Keutamaan Tarawih Pada Sepertiga Awal Bulan Ramadhan

  • Pada malam ke-1, seluruh dosanya akan diampuni seperti ketika ibunya melahirkan ke dunia.
  • Pada malam ke-2, dosanya dan dosa kedua orangtuanya kaan diampuni jika mereka mukmin.
  • Pada malam ke-3, para malaikat akan berseru dari bawah ‘Arsy: “Mulailah mengerjakan amal kebajikan dan Allah SWT akan mengampuni dosamu yang telah lalu.”
  • Pada malam ke-4, mendapat pahala layaknya membaca kitab taurat, zabur, injil dan al-Quran.
  • Pada malam ke-5, pahalanya setara dengan orang yang mengerjakan shalat di masjidil haram, masjidil aqsa dan masjid nabawi.
  • Pada malam ke-6, pahalanya setara dengan orang yang melakukan thowaf di baitul makmur.
  • Pada malam ke-7, seakan menemui Nabi Musa dan menolongnya dari bala tentara Fir’aun.
  • Pada malam ke-8, Allah SWT akan memberikan segalanya seperti yang telah diberikan-Nya kepada Nabi Ibrahim.
  • Pada malam ke-9, mendapat pahala layaknya ibadah yang dilakukan para Nabi.
  • Pada malam ke-10, Allah SWT akan memberikan kebaikan dunia dan akhirat.

2. Keutamaan Shalat Tarawih Sepertiga Tengah Bulan Ramadhan

  • Pada malam ke-11, kelak akan dikeluarkan dari dunia (meninggal) layaknya ia baru lahir dari rahim ibunya.
  • Pada malam ke-12, akan berjalan di akhirat dengan wajah yang bersinar layaknya bulan purnama.
  • Pada malam ke-13, akan selamat dari segala macam keburukan pada hari kiamat.
  • Pada malam ke-14, malaikat menjadi saksi tarawih sehingga di akhirat kelak tidak perlu dihisab (ditimbang amal perbuatannya).
  • Pada malam ke-15, seluruh malaikat menyangga ‘Arsy dan mendoakan bagi orang yang melaksanakan shalat tarawih.
  • Pada malam ke-16, Allah SWT tidak akan mencatatnya sebagai golongan yang masuk neraka.
  • Pada malam ke-17, mendapat pahala layaknya pahala yang dimiliki para Nabi.
  • Pada malam ke-18, malaikat akan berseru dan memohon ampun bagi orang yang menjalankan salat tarawih.
  • Pada malam ke-19, Allah SWT akan menempatkannya di surga firdaus.
  • Pada malam ke-20, Allah SWT akan memberikan pahala layaknya orang yang mati syahid.

3. Keutamaan Shalat Tarawih Hari ke Sepertiga Akhir Bulan Ramadhan

  • Pada malam ke-21, kelak akan dibuatkan rumah dari cahaya di surga.
  • Pada malam ke-22, akan diselamatkan dari kesusahan dan kebingungan pada hari kiamat.
  • Pada malam ke-23, Allah SWT akan membangunkan kota kecil di surga baginya kelak.
  • Pada malam ke-24, Allah SWT akan memberikan 24 doa yang dikabulkan.
  • Pada malam ke-25, dihilangkan siksa kubur.
  • Pada malam ke-26, diberikan tingkatan pahala selama 40 tahun.
  • Pada malam ke-27, akan melewati jembatan syirathal mustqim seperti kilat menyambar.
  • Pada malam ke-28, akan meningkatkan 1000 derajat baginya di surga.
  • Pada malam ke-29, Allah SWT akan memberikan pahala setara 1000 kali haji.
  • Pada malam ke-30, Allah SWT akan berfirman “Wahai hambaku makanlah buah surga, minumlah minuman surga, mandilah dari air surga, Aku Tuhanmu dan kamu hambaKu.”

Niat Sholat Tarawih

Berikut adalah bacaan niat sholat taraweh dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan Indonesia.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-tarowihi rak’ataini mustaqbilal qiblati [makmuuman / imaaman] lillaahi ta’aalaa.

Artinya :
“Saya (berniat) mengerjakan Sholat Sunnah Tarawih, dua raka’at dengan menghadap kiblat, [makmum / imam], karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tarawih

Berikut adalah tata cara melaksanakan shalat tarawih lengkap mulai dari jumlah rakaat, hingga bacaan bilal yang dibaca setiap 4 rakaat sekali.

1. Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Tidak perlu ada perdebatan diantara jumlah rakaat shalat tarawih. Menurut beberapa ulama, tarawih dapat dikerjakan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat belum termasuk witir. Jadi, berikut adalah macam-macam rakaat shalat tarawih.

  • Sholat 11 rakaat : Tarawih 8 rokaat dan witir 3 rokaat.
  • Sholat 23 rakaat : Tarawih 20 rokaat dan witir 3 rokaat.

2. Cara Melaksanakan Shalat Tarawih

Mengerjakan shalat tarawih sama seperti mengerjakan shalat sunnah pada umumnya, yakni dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:

  • Membaca doa niat sholat tarawih
  • Membaca takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
  • Ruku’, I’tidal dan sujud dua kali
  • Tahiyat awal dan takhiyat akhir
  • Salam

STarawih dikerjakan dengan dua rakaat salam, dua rakaat salam. Setiap selesai 4 rakaat, maka bilal membaca doa.

3. Bacaan Bilal Shalat Tarawih

Berikut adalah bacaan bilal saat shalat tarawih, namun sangat panjang sehingga saya pikir akan lebih baik apabila ditulis pada artikel yang lain. Silahkan baca doa bilal sholat tarawih pada tautan berikut ini.

Baca : Bacaan Bilal Sholat Tarawih

Waktu Pelaksanaan

Shalat tarawih sendiri bisa dikerjakan sendiri-sendiri ataupun berjamaah. Untuk waktunya, tarawih dikerjakan pada waktu setelah selesai sholat isya sampai waktu fajar tiba.

Bagi masyarakat Indonesia sendiri, tarawih biasanya dikerjakan mulai pukul 19.00 atau 19.30 WIB, WIT dan WITA pada beberapa daerah.

Akhir Kata

Itulah artikel lengkap mengenai Sholat Tarawih. Semoga membantu untuk yang mencari manfaat shalat tarawih, hukum shalat tarawih, ketentuan salat tarawih dan sebagainya.

Baca :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *